Narasindo
Trending
Internasional

Jet Pribadi Pengusaha Teknologi Jatuh di Florida, 9 Tewas

Jet pribadi Learjet 60 yang ditumpangi pengusaha teknologi Adam Robinson jatuh di Palm Beach County, Florida, Minggu (1/11/2026).

Tim Narasindo
Ilustrasi kecelakaan jet pribadi di Florida.
Ilustrasi: Kecelakaan Learjet 60 di Florida tewaskan 9 orang.

– Pesawat jet pribadi Learjet 60 yang ditumpangi pengusaha teknologi Adam Robinson jatuh di Palm Beach County, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (1/11/2026). Kecelakaan itu menewaskan sembilan orang, termasuk Robinson, istrinya Helen Sharp, kedua anak mereka, pilot, dan kopilot.

Adam Robinson adalah pendiri Retention.com dan RB2B. Ia bersama keluarganya terbang dari Austin, Texas, menuju Bahama untuk merayakan ulang tahunnya.

Pesawat kehilangan ketinggian secara drastis sebelum menghantam daratan dengan kecepatan lebih dari 20.000 kaki per menit.

Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Penyelidik menemukan bagian ekor pesawat terpisah dan jatuh beberapa kilometer dari lokasi benturan utama.

Kondisi cuaca buruk, turbulensi, pembentukan es, serta kemungkinan masalah teknis menjadi aspek yang diperiksa. Penyebab pasti kecelakaan belum ditetapkan.

Robinson tewas bersama istrinya Helen Sharp, anaknya Emma yang berusia 4 tahun dan Charlie 2 tahun, dua sahabat keluarga, seorang pengasuh anak, serta pilot dan kopilot.

Kopilot bernama Nathalia Gadelha Filgueiras. Perempuan berusia 20 tahun itu telah menekuni penerbangan sejak remaja.

Nathalia memperoleh lisensi pilot pada 2023 saat masih duduk di kelas 12 West Boca Raton Community High School. Ia baru sembilan bulan bekerja sebagai pilot komersial sebelum kecelakaan.

“Saya ingin dia mewujudkan impiannya, tetapi saya tahu bahwa impian itulah yang pada akhirnya akan menjauhkannya dari saya,” kata Camila Corteleti, ibu Nathalia.

Setelah kecelakaan, video wawancara lama Robinson tentang jet pribadi kembali viral. Dalam video April 2023, Robinson mengaku awalnya menganggap jet pribadi sebagai kemewahan yang tidak terjangkau.

“Beberapa teman saya yang sangat kaya menggunakan jet pribadi, dan saya selalu menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak terjangkau bagi saya,” katanya.

Robinson terkejut saat mengetahui biaya penerbangan pribadi hanya beberapa ribu dolar AS.

“Saya ingat ketika mengetahui biayanya hanya beberapa ribu dolar. Saya merasa, 'Wow, ternyata saya juga bisa terbang dengan jet pribadi,'” ujarnya.

Sementara itu, Larry Kim, CEO Customers.ai, mengenang Robinson sebagai pembangun bisnis yang mendorong kemajuan industri.

“Kami pernah berselisih di media sosial lebih dari sekali. Namun, dia adalah seorang pembangun bisnis yang mendorong kemajuan industri kami dan membuat saya menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Robinson sebelumnya bekerja di Lehman Brothers dan Barclays Capital sebelum membangun perusahaan teknologi Retention.com, RB2B, dan MoltSets. NTSB masih menyelidiki penyebab kecelakaan Learjet 60 itu. ***

Bagikan berita ini: